logo nobi dki
Tentang KamiProduk KamiNewsHubungi Kami
Sign UpLog In
← Kembali ke News

Peluang The Fed Naikkan Suku Bunga 28 Oktober Naik ke 34%: Apa Artinya bagi Harga Bitcoin?

NOBI Editorial
·16 Oktober 2026·5 menit baca
Peluang The Fed Naikkan Suku Bunga 28 Oktober Naik ke 34%: Apa Artinya bagi Harga Bitcoin?
Ringkasan: Peluang The Fed menaikkan suku bunga 0,25 poin persentase pada rapat 28 Oktober 2026 naik ke 34% menurut CME FedWatch, dari sekitar 22% sebelum data inflasi rilis. Pemicunya inflasi konsumen 3,7% dan inflasi produsen 6,3% yang keluar dua hari berturut-turut. Bitcoin bertahan di kisaran $81.500 setelah sempat menguji $80.000.

Pasar kembali menghitung ulang peluang kenaikan suku bunga The Fed. Peluang kenaikan 0,25 poin persentase pada rapat 28 Oktober kini 34%, menurut alat pemantau CME FedWatch yang dikutip crypto.news pada 15 Oktober 2026.

Sebelum data inflasi konsumen rilis pada 14 Oktober, peluangnya hanya sekitar 22%. Lonjakan terjadi setelah dua data inflasi AS keluar lebih tinggi dari perkiraan dalam dua hari berturut-turut.

Meski begitu, skenario utama pasar masih The Fed menahan suku bunga, dengan peluang 66%.

Inflasi AS Naik ke 3,7%, Bitcoin Turun $1.000 Jelang The Fed | NOBI
Inflasi AS September 2026 naik ke 3,7%, di atas perkiraan. Bitcoin turun sekitar $1.000 dan peluang kenaikan suku bunga The Fed menguat.
NOBI Dana KriptoNOBI Editorial
Inflasi AS Naik ke 3,7%, Bitcoin Turun $1.000 Jelang The Fed | NOBI

Kenapa Peluang Kenaikan Suku Bunga Naik ke 34%?

Pemicu pertama adalah inflasi konsumen (CPI) September yang naik ke 3,7%, di atas perkiraan 3,6%. Sehari kemudian, inflasi produsen (PPI) melonjak 6,3%, tertinggi sejak Desember 2022.

Peluang kenaikan sebenarnya sempat turun tajam sebelumnya. Pada akhir September, angkanya masih 70,9%, lalu turun ke 34,9% setelah data inflasi PCE Agustus lebih rendah dari perkiraan, menurut Pintu News. Angkanya turun lagi ke 18,3% setelah data lapangan kerja September hanya bertambah 29.000.

Presiden The Fed New York John Williams pada 13 Oktober menyebut kenaikan tambahan bisa tepat sebelum akhir 2026. Namun ia juga menilai kondisi ekonomi belum menunjukkan perlunya kenaikan lanjutan pada 2027.

Waktu

Pemicu

Peluang kenaikan 28 Oktober

Akhir September

Setelah kenaikan 16 September

70,9%

30 September

Inflasi PCE Agustus di bawah perkiraan

34,9%

2 Oktober

Lapangan kerja September hanya +29.000

18,3%

14 Oktober, sebelum CPI

Jelang rilis data inflasi

Sekitar 22%

15 Oktober

Setelah CPI 3,7% dan PPI 6,3%

34%

Sumber: CME FedWatch via crypto.news.

Apa Artinya bagi Harga Bitcoin?

Suku bunga yang lebih tinggi membuat deposito dan obligasi memberi imbal hasil lebih besar. Dalam jangka pendek, hal ini biasanya menekan minat pada aset berisiko seperti Bitcoin.

Tekanan itu terlihat pekan ini. Bitcoin sempat turun ke bawah $80.000 setelah data PPI, lalu bertahan di sekitar $81.500, turun 3,6% dalam 24 jam, menurut crypto.news. Analis Ali Martinez menyebut $84.000 sebagai level yang perlu ditembus untuk membuka ruang kenaikan.

Namun kenaikan suku bunga tidak selalu berarti Bitcoin turun. Setelah The Fed menaikkan suku bunga pada 16 September, Bitcoin justru naik sekitar 13% hingga 29 September seiring dana institusi kembali masuk.

Fed Naikkan Suku Bunga, Bitcoin Malah Rebound ke $80.000 | NOBI
The Fed menaikkan suku bunga pertama sejak 2023, tapi Bitcoin rebound ke atas $80.000. Ini kenapa reaksi pasar 2026 beda dari crash 2022.
NOBI Dana KriptoNOBI Editorial
Fed Naikkan Suku Bunga, Bitcoin Malah Rebound ke $80.000 | NOBI

Apa Artinya buat Investor Dana Kripto?

Dengan peluang 34%, kenaikan suku bunga 28 Oktober bukan skenario utama, tetapi juga tidak bisa diabaikan. Ketidakpastian seperti ini biasanya membuat harga bergerak lebih lebar menjelang pengumuman.

Pengalaman September memberi gambaran. Saat The Fed menaikkan suku bunga, NABDK per unit NOBI Dana Kripto Indeks Kelas A naik 10,14% sepanjang bulan itu, dari Rp908,93 ke Rp1.001,11, menurut laporan kinerja September 2026.

Risk Scoring Engine di NOBI Dana Kripto memantau volatilitas dan pergerakan pasar setiap hari, sehingga investor tidak perlu menebak keputusan The Fed sendiri.

Pandangan kami: Angka 34% sendiri bukan inti ceritanya. Yang lebih penting adalah seberapa cepat angka ini berubah: dari 70,9% ke 18,3%, lalu kembali ke 34%, hanya dalam tiga pekan. Artinya, pasar belum punya pegangan kuat dan setiap rilis data bisa menggeser harga Bitcoin. Dalam kondisi seperti ini, strategi yang bertumpu pada menebak keputusan The Fed lebih berisiko dibanding strategi yang disiplin mengelola volatilitas.

NOBI Dana Kripto Indeks Kelas A, Investasi Kripto Dikelola Profesional

Investasi kripto yang dikelola profesional tanpa ribet kelola wallet dan seed phrase sendiri. Risk Scoring Engine membantu memantau volatilitas dan pergerakan market setiap hari untuk keputusan investasi yang maksimal, sehingga kamu dapat berfokus pada kegiatan sehari-hari.

  • Portofolio terdiversifikasi Bitcoin (50%), Ethereum (30%), Solana (20%)
  • Dinyatakan lulus Regulatory Sandbox OJK (Surat OJK No. S-254/IK.01/2026)
  • Dilengkapi Risk Scoring Engine untuk memantau pasar 24 jam
  • Mulai dari Rp100.000
CTA Image

Mulai investasi kripto yang #SemudahItu bersama NOBI Dana Kripto

Mulai Sekarang

Tentang NOBI Dana Kripto

NOBI Dana Kripto adalah produk manajemen aset kripto pertama dan satu-satunya di Indonesia yang diluncurkan oleh PT Dana Kripto Indonesia. PT Dana Kripto Indonesia dinyatakan lulus dari Sandbox OJK berdasarkan surat OJK no. S-254/IK.01/2026.

Produk ini memberikan akses bagi investor untuk berinvestasi di aset kripto dengan cara yang mudah, aman, dan teregulasi, lewat satu produk indeks kripto. Portofolio NOBI Dana Kripto Indeks Kelas A difokuskan pada aset kripto utama yaitu Bitcoin, Ethereum, dan Solana, menjadikannya pilihan tepat bagi investor yang menargetkan pertumbuhan jangka menengah maupun panjang.

Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan rekomendasi investasi. Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan hasil di masa mendatang.


Pertanyaan yang Sering Ditanyakan (FAQ)

Berapa peluang The Fed naikkan suku bunga pada 28 Oktober 2026?

Menurut CME FedWatch per 15 Oktober 2026, peluang kenaikan suku bunga 0,25 poin persentase mencapai 34%, sementara peluang suku bunga ditahan 66%.

Berapa suku bunga The Fed saat ini?

Suku bunga acuan The Fed berada di kisaran 3,75% sampai 4,00% setelah naik 0,25 poin persentase pada 16 September 2026.

Apakah kenaikan suku bunga selalu membuat Bitcoin turun?

Tidak selalu. Setelah The Fed menaikkan suku bunga pada 16 September 2026, Bitcoin justru naik sekitar 13% hingga 29 September seiring dana institusi kembali masuk.

Apa itu dana kripto?

Dana kripto adalah produk investasi kolektif yang menghimpun dana dari para pemegang Unit Kripto untuk diinvestasikan ke berbagai aset kripto oleh Manajer Dana Kripto. Cara kerjanya mirip reksa dana, dengan underlying berupa aset kripto.

Berapa keuntungan berinvestasi di dana kripto?

Tidak ada imbal hasil yang pasti, karena hasil investasi bergantung pada kinerja aset kripto yang menjadi underlying dan strategi pengelolaannya. Sebagai gambaran, simulasi historis (backtest) strategi NOBI Dana Kripto Indeks Kelas A periode 2021 sampai 2025, bukan kinerja aktual, mencatat imbal hasil tahunan 65%, dibandingkan 32,75% pada strategi "beli dan simpan".

Apakah dana kripto aman?

Dana kripto tetap memiliki risiko penurunan nilai mengikuti harga aset kripto. Aset disimpan di kustodian aset keuangan digital dan pengelolaannya diawasi OJK, namun investor tetap perlu membaca prospektus sebelum berinvestasi.

logo nobi dki

PT Dana Kripto Indonesia

Gedung Tatapuri Lantai 7 Unit 707, Jl. Tanjung Karang No. 3-4A, Kel. Kebon Melati, Kec. Tanah Abang, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, 10230 halo@nobi.id +62 811 1007 7760

Investasi

Mulai InvestasiProduk KamiBerita Terbaru

Perusahaan

Tentang KamiKebijakan PrivasiSyarat dan KetentuanPernyataan Kebijakan SMKI

Dukungan

Hubungi Kami
Terdaftar di
KOMDIGI
Asosiasi Blockchain Indonesia
© 2026 PT Dana Kripto Indonesia. Semua hak dilindungi.
Calon pemegang Unit Kripto wajib memahami risiko yang terkait dengan investasi pada Aset Kripto, termasuk kemungkinan penurunan nilai investasi. Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk berinvestasi, calon pemegang Unit Kripto diharapkan untuk membaca dan memahami dengan baik isi dalam masing-masing Prospektus. Apabila perlu, calon pemegang Unit Kripto disarankan untuk meminta pendapat profesional sebelum mengambil keputusan berinvestasi. Kinerja historis tidak menjamin kinerja di masa mendatang. Informasi mengenai kinerja masa lalu disediakan semata-mata untuk tujuan informatif dan ilustratif dan bukan merupakan suatu bentuk penawaran untuk membeli atau permintaan untuk menjual.