Inflasi AS Naik, Obligasi AS Versi Digital Jadi Pesaing Bitcoin? Ini Kata Analis

Ringkasan: Inflasi AS yang naik ke 3,7% menjaga imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun di atas 5%. Di saat yang sama, nilai obligasi AS versi token digital mencapai $15,42 miliar, naik 125% dalam setahun menurut Chainalysis. Analis berbeda pendapat soal apakah produk ini benar-benar menyaingi Bitcoin.
Inflasi AS yang kembali naik membuat obligasi pemerintah AS makin menarik. Imbal hasil tenor 10 tahun sempat menembus 5,35% pada 12 Oktober 2026, level tertinggi sejak 2007.
Kini obligasi itu juga bisa dimiliki dalam bentuk token digital. Nilai obligasi pemerintah AS yang ditokenisasi mencapai $15,42 miliar, naik 125% dari $6,86 miliar setahun sebelumnya, menurut data Chainalysis yang dikutip The Cryptonomist pada 18 Oktober 2026.
Pertanyaannya, apakah produk ini akan menarik dana yang sebelumnya masuk ke Bitcoin?

Apa Itu Obligasi AS Versi Digital?
Obligasi AS versi digital, atau tokenized Treasuries, adalah surat utang pemerintah AS yang kepemilikannya dicatat sebagai token di jaringan blockchain. Cara kerjanya mirip reksa dana pasar uang: dana investor ditempatkan di surat utang jangka pendek, lalu bunganya dibagikan ke pemegang token.
Produk ini kini jadi bagian terbesar dari aset dunia nyata yang ditokenisasi, dengan porsi 42,8%. Dana BUIDL milik BlackRock kembali menjadi yang terbesar sejak akhir Agustus 2026.
Daya tariknya sederhana: imbal hasil obligasi AS yang tinggi bisa dinikmati langsung di jaringan blockchain. Token ini juga dipakai sebagai jaminan berbunga di berbagai aplikasi keuangan kripto.
Indikator | Data | Periode |
|---|---|---|
Inflasi AS (CPI) tahunan | 3,7% | September 2026 |
Imbal hasil obligasi AS 10 tahun | 5,29% | Setelah rilis CPI, 14 Oktober |
Imbal hasil obligasi AS 2 tahun | 4,90% | Setelah rilis CPI, 14 Oktober |
Nilai obligasi AS yang ditokenisasi | $15,42 miliar | Oktober 2026 |
Pertumbuhan setahun | 125% | Dari $6,86 miliar |
Sumber: KuCoin News dan Chainalysis via The Cryptonomist.

Benarkah Obligasi Digital Jadi Pesaing Bitcoin?
Sebagian pelaku pasar melihat persaingan itu nyata. Iggy Ioppe, CIO Theo, pada Mei 2026 menilai dana investor lebih banyak parkir di BUIDL dan surat utang jangka pendek yang ditokenisasi ketimbang di kripto, menurut CoinDesk. Saat imbal hasil tinggi, sebagian investor memilih bunga yang pasti ketimbang aset yang lebih fluktuatif.
James Butterfill, Head of Research CoinShares, menilai imbal hasil obligasi yang lebih tinggi biasanya menekan Bitcoin karena memperketat kondisi keuangan. Namun menurutnya, hal itu bisa berubah jika investor melihat imbal hasil tinggi sebagai kompensasi atas risiko utang pemerintah AS, seperti dilaporkan CoinDesk.
Data jangka panjang memberi gambaran berbeda. Analisis CoinDesk menunjukkan korelasi harian Bitcoin dengan imbal hasil obligasi AS 10 tahun hanya -0,03 dalam setahun, nyaris tidak berhubungan. Lacie Zhang dari Bitget Wallet menyebut korelasi yang mendekati nol ini sebagai keunggulan bagi portofolio.
Apa Artinya buat Investor Dana Kripto?
Obligasi digital dan Bitcoin punya peran berbeda. Obligasi digital memberi bunga yang relatif stabil, sementara Bitcoin adalah aset berpasokan terbatas yang nilainya bisa tumbuh tinggi dalam jangka panjang, dengan volatilitas yang juga lebih tinggi.
Di Indonesia, tokenisasi surat berharga juga sedang disiapkan. OJK tengah menyusun aturan tokenisasi aset yang ditargetkan rampung pada 2026 atau paling lambat awal 2027.
Sementara itu, investor yang ingin eksposur ke Bitcoin, Ethereum, dan Solana dalam satu produk yang diawasi bisa memakai dana kripto. NOBI Dana Kripto Indeks Kelas A dikelola PT Dana Kripto Indonesia, Manajer Dana Kripto pertama di Indonesia yang lulus Regulatory Sandbox OJK.
Pandangan kami: Obligasi digital lebih tepat dilihat sebagai pesaing jangka pendek, bukan pengganti Bitcoin. Pertumbuhan 125% dalam setahun menunjukkan sebagian dana kripto kini punya tempat parkir berbunga di jaringan blockchain. Tapi nilainya, $15,42 miliar, masih jauh di bawah ETF Bitcoin spot AS yang mengelola sekitar $106 miliar. Selama inflasi AS tinggi, persaingan ini akan terasa di aliran dana jangka pendek, bukan pada peran Bitcoin sebagai aset jangka panjang.
NOBI Dana Kripto Indeks Kelas A, Investasi Kripto Dikelola Profesional
Investasi kripto yang dikelola profesional tanpa ribet kelola wallet dan seed phrase sendiri. Risk Scoring Engine membantu memantau volatilitas dan pergerakan market setiap hari untuk keputusan investasi yang maksimal, sehingga kamu dapat berfokus pada kegiatan sehari-hari.
- Portofolio terdiversifikasi Bitcoin (50%), Ethereum (30%), Solana (20%)
- Dinyatakan lulus Regulatory Sandbox OJK (Surat OJK No. S-254/IK.01/2026)
- Dilengkapi Risk Scoring Engine untuk memantau pasar 24 jam
- Mulai dari Rp100.000
Mulai investasi kripto yang #SemudahItu bersama NOBI Dana Kripto
Tentang NOBI Dana Kripto
NOBI Dana Kripto adalah produk manajemen aset kripto pertama dan satu-satunya di Indonesia yang diluncurkan oleh PT Dana Kripto Indonesia. PT Dana Kripto Indonesia dinyatakan lulus dari Sandbox OJK berdasarkan surat OJK no. S-254/IK.01/2026.
Produk ini memberikan akses bagi investor untuk berinvestasi di aset kripto dengan cara yang mudah, aman, dan teregulasi, lewat satu produk indeks kripto. Portofolio NOBI Dana Kripto Indeks Kelas A difokuskan pada aset kripto utama yaitu Bitcoin, Ethereum, dan Solana, menjadikannya pilihan tepat bagi investor yang menargetkan pertumbuhan jangka menengah maupun panjang.
Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan rekomendasi investasi. Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan hasil di masa mendatang.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan (FAQ)
Apa itu tokenized Treasuries?
Tokenized Treasuries adalah surat utang pemerintah AS yang kepemilikannya dicatat sebagai token digital di blockchain. Pemegang token menerima imbal hasil dari surat utang yang menjadi dasarnya.
Berapa nilai obligasi AS yang ditokenisasi?
Nilai obligasi pemerintah AS yang ditokenisasi mencapai $15,42 miliar per Oktober 2026, naik 125% dari $6,86 miliar setahun sebelumnya, menurut Chainalysis.
Apakah obligasi digital bisa menggantikan Bitcoin?
Keduanya punya peran berbeda. Obligasi digital memberi bunga yang relatif stabil, sementara Bitcoin adalah aset berpasokan terbatas dengan potensi pertumbuhan dan volatilitas yang lebih tinggi.
Apa itu dana kripto?
Dana kripto adalah produk investasi kolektif yang menghimpun dana dari para pemegang Unit Kripto untuk diinvestasikan ke berbagai aset kripto oleh Manajer Dana Kripto. Cara kerjanya mirip reksa dana, dengan underlying berupa aset kripto.
Apakah dana kripto sama dengan ETF kripto?
Tidak. ETF kripto diperdagangkan di bursa efek seperti saham, sedangkan Unit Kripto dibeli dan dijual kembali langsung melalui Agen Penjual Dana Kripto berdasarkan NABDK per unit.
Di mana aset dana kripto disimpan?
Aset investor NOBI Dana Kripto disimpan di PT Tennet Depository Indonesia, kustodian aset keuangan digital. Kunci privat disimpan bersama oleh kustodian dan Manajer Dana Kripto, sehingga investor tidak perlu mengelola wallet sendiri.


