Bitwise Tutup ETF Dogecoin Hanya 10 Bulan Setelah Rilis: Kenapa Investor Tetap Pilih Bitcoin dan Ethereum?

Ringkasan: Bitwise menutup ETF Dogecoin miliknya (BWOW) sekitar 10 bulan setelah peluncuran. Hari perdagangan terakhir jatuh pada 14 Oktober 2026, dengan aset bersih hanya sekitar $722 ribu. Di saat yang sama, ETF Bitcoin spot di AS mengelola $105,84 miliar dan ETF Ethereum spot $15,71 miliar.
Manajer investasi asal AS, Bitwise, menutup ETF Dogecoin miliknya, Bitwise Dogecoin ETF (BWOW). Unit ETF ini dijadwalkan terakhir diperdagangkan di bursa NYSE Arca pada 14 Oktober 2026.
Rencana penutupan diumumkan lewat laporan ke otoritas pasar modal AS (SEC) pada 10 September 2026, seperti dilaporkan Crowdfund Insider. Sisa dana akan dikembalikan ke investor dalam bentuk tunai sekitar 22 Oktober 2026.
BWOW baru mulai diperdagangkan pada 26 November 2025. Artinya, produk ini hanya bertahan sekitar 10 bulan.

Kenapa Bitwise Menutup ETF Dogecoin?
Alasan resmi Bitwise adalah penyesuaian lini produk mengikuti permintaan investor. Namun angka-angkanya bicara lebih jelas.
Per 8 September 2026, aset bersih BWOW hanya sekitar $722 ribu, didukung sekitar 8,2 juta DOGE. Nilai aset bersih per unitnya turun sekitar 45% sejak peluncuran hingga akhir Agustus 2026, menurut crypto.news.
Minat beli juga sepi. Sepanjang paruh pertama 2026 tidak ada penambahan unit baru sama sekali, menurut Cryptopolitan. Volume harian tertinggi BWOW, sekitar $3 juta, terjadi di minggu peluncuran dan tidak pernah terulang.
Produk ETF di AS | Aset bersih | Data per |
|---|---|---|
ETF Bitcoin spot | $105,84 miliar | Pekan pertama Oktober 2026 |
ETF Ethereum spot | $15,71 miliar | Pekan pertama Oktober 2026 |
ETF Solana spot | $1,73 miliar | Pekan pertama Oktober 2026 |
ETF Dogecoin Bitwise (BWOW) | Sekitar $0,72 juta | 8 September 2026 |
Sumber: The Block (10 Oktober 2026) dan crypto.news.
Kenapa Investor Tetap Pilih Bitcoin dan Ethereum?
Perbedaan skalanya sangat jauh. Aset ETF Bitcoin spot di AS lebih dari 140.000 kali aset BWOW, dan ETF Ethereum spot lebih dari 20.000 kali.
Investor institusi umumnya mencari aset dengan likuiditas besar, peran yang jelas, dan rekam jejak panjang. Bitcoin diposisikan sebagai penyimpan nilai digital dengan pasokan terbatas, sementara Ethereum menjadi jaringan utama untuk aplikasi keuangan dan tokenisasi aset.
Dogecoin berbeda. Aset ini lahir sebagai koin meme dan harganya lebih banyak digerakkan sentimen komunitas. Penulis crypto.news Rony Roy menilai masalah BWOW ada di permintaan, bukan akses: ETF hanya membuat aset lebih mudah dibeli, tetapi tidak menciptakan alasan untuk membelinya.
Apa Artinya buat Investor Dana Kripto?
Kasus BWOW mengingatkan bahwa tidak semua aset kripto cocok untuk portofolio jangka panjang. Produk bisa tersedia, tetapi tanpa permintaan dan fundamental yang kuat, umurnya bisa pendek.
Itu sebabnya NOBI Dana Kripto Indeks Kelas A hanya berisi aset berkapitalisasi besar: Bitcoin 50%, Ethereum 30%, dan Solana 20%. Prospektusnya menetapkan kapitalisasi besar, rekam jejak baik, dan utilisasi yang terbukti sebagai dasar pemilihan aset.
Ketiga aset ini juga yang paling banyak dipilih investor institusi lewat ETF di AS, seperti terlihat di tabel di atas.

Pandangan kami: BWOW tidak tutup karena aturannya ketat. Justru sebaliknya, standar pencatatan ETF kripto di AS sudah dilonggarkan sejak September 2025, sehingga waktu persetujuan yang dulu bisa sampai 240 hari kini sekitar 75 hari. Hasilnya, pilihan produk bertambah banyak, tetapi uang investor tetap terkumpul di Bitcoin dan Ethereum. Makin banyak produk kripto yang tersedia bukan alasan untuk menyebar dana ke aset yang belum punya permintaan nyata.
NOBI Dana Kripto Indeks Kelas A, Investasi Kripto Dikelola Profesional
Investasi kripto yang dikelola profesional tanpa ribet kelola wallet dan seed phrase sendiri. Risk Scoring Engine membantu memantau volatilitas dan pergerakan market setiap hari untuk keputusan investasi yang maksimal, sehingga kamu dapat berfokus pada kegiatan sehari-hari.
- Portofolio terdiversifikasi Bitcoin (50%), Ethereum (30%), Solana (20%)
- Dinyatakan lulus Regulatory Sandbox OJK (Surat OJK No. S-254/IK.01/2026)
- Dilengkapi Risk Scoring Engine untuk memantau pasar 24 jam
- Mulai dari Rp100.000
Mulai investasi kripto yang #SemudahItu bersama NOBI Dana Kripto
Tentang NOBI Dana Kripto
NOBI Dana Kripto adalah produk manajemen aset kripto pertama dan satu-satunya di Indonesia yang diluncurkan oleh PT Dana Kripto Indonesia. PT Dana Kripto Indonesia dinyatakan lulus dari Sandbox OJK berdasarkan surat OJK no. S-254/IK.01/2026.
Produk ini memberikan akses bagi investor untuk berinvestasi di aset kripto dengan cara yang mudah, aman, dan teregulasi, lewat satu produk indeks kripto. Portofolio NOBI Dana Kripto Indeks Kelas A difokuskan pada aset kripto utama yaitu Bitcoin, Ethereum, dan Solana, menjadikannya pilihan tepat bagi investor yang menargetkan pertumbuhan jangka menengah maupun panjang.
Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan rekomendasi investasi. Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan hasil di masa mendatang.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan (FAQ)
Kenapa Bitwise menutup ETF Dogecoin?
Bitwise menyebut alasan penyesuaian lini produk. Faktanya, aset bersih BWOW hanya sekitar $722 ribu per 8 September 2026, dan nilai aset bersih per unitnya turun sekitar 45% sejak peluncuran.
Kapan ETF Dogecoin Bitwise berhenti diperdagangkan?
BWOW dijadwalkan terakhir diperdagangkan pada 14 Oktober 2026 di NYSE Arca. Sisa dana dikembalikan secara tunai ke investor sekitar 22 Oktober 2026.
Berapa aset ETF Bitcoin di AS?
ETF Bitcoin spot di AS mengelola aset bersih $105,84 miliar pada pekan pertama Oktober 2026, menurut data The Block. ETF Ethereum spot mengelola $15,71 miliar pada periode yang sama.
Apa itu dana kripto?
Dana kripto adalah produk investasi kolektif yang menghimpun dana dari para pemegang Unit Kripto untuk diinvestasikan ke berbagai aset kripto oleh Manajer Dana Kripto. Cara kerjanya mirip reksa dana, dengan underlying berupa aset kripto.
Apakah dana kripto sama dengan ETF kripto?
Tidak. ETF kripto diperdagangkan di bursa efek seperti saham, sedangkan Unit Kripto dibeli dan dijual kembali langsung melalui Agen Penjual Dana Kripto berdasarkan NABDK per unit.
Di mana bisa membeli dana kripto di Indonesia?
Dana kripto dapat dibeli melalui NOBI Dana Kripto di situs resmi nobi.id. NOBI Dana Kripto dikelola PT Dana Kripto Indonesia, Manajer Dana Kripto pertama di Indonesia yang lulus Regulatory Sandbox OJK, dengan produk NOBI Dana Kripto Indeks Kelas A yang berisi Bitcoin, Ethereum, dan Solana.
Tag Artikel


