Apa Itu NOBI Dana Kripto Indeks Kelas A? Produk Dana Kripto Pertama di Indonesia

Ringkasan:
NOBI Dana Kripto Indeks Kelas A adalah produk dana kripto pertama di Indonesia, dikelola PT Dana Kripto Indonesia yang telah lulus Regulatory Sandbox OJK. Produk ini mengalokasikan dana investor pada tiga aset kripto dengan kapitalisasi terbesar: Bitcoin (50%), Ethereum (30%), dan Solana (20%).
Berjenis indeks dengan skema open-end fund, produk ini bisa dibeli dan dijual kapan saja mulai dari Rp100.000. Pengelolaannya dilengkapi Risk Scoring Engine yang memantau pasar 24 jam, dan asetnya disimpan kustodian independen dengan teknologi air-gapped cold storage.
Daftar Isi
- Mengenal NOBI Dana Kripto Indeks Kelas A
- Kenapa Berjenis Indeks?
- Komposisi Portofolio: Bitcoin, Ethereum, Solana
- Spesifikasi Produk Lengkap
- Siapa yang Mengelola dan Menyimpan Aset
- Kinerja Historis Berdasarkan Simulasi
- Perspektif Kami: Kenapa Kami Memulai dari Indeks
- FAQ
1. Mengenal NOBI Dana Kripto Indeks Kelas A
NOBI Dana Kripto Indeks Kelas A adalah produk dana kripto pertama yang beroperasi dalam kerangka resmi OJK di Indonesia. Produk ini dikelola oleh PT Dana Kripto Indonesia, yang telah lulus Regulatory Sandbox OJK melalui Surat OJK No. S-254/IK.01/2026 per 17 Juli 2026.
Sebagai produk investasi kolektif, cara kerjanya mirip reksa dana indeks: dana dari banyak investor digabungkan, lalu dialokasikan pada sekumpulan aset kripto pilihan mengikuti bobot yang telah ditetapkan. Investor memiliki Unit Kripto yang nilainya dicerminkan oleh NABDK (Nilai Aset Bersih Dana Kripto) per unit.
Kata "Kelas A" menandakan ini adalah kelas unit pertama dari produk indeks tersebut, membuka kemungkinan pengembangan kelas lain dengan karakteristik berbeda di masa depan.
2. Kenapa Berjenis Indeks?
Produk kripto bisa dikelola dengan berbagai pendekatan. NOBI memilih pendekatan indeks untuk produk pertamanya karena alasan yang selaras dengan kebutuhan mayoritas investor.
Diversifikasi aset.
Alih-alih berinvestasi pada satu aset, produk indeks menyebar alokasi ke beberapa aset kripto utama sekaligus. Jika satu aset melemah, potensi aset lain dapat mengimbangi.
Fokus pada aset dengan fundamental terkuat.
Indeks NOBI berisi tiga aset dengan kapitalisasi pasar terbesar dan rekam jejak terpanjang, bukan aset spekulatif berkapitalisasi kecil.
Lebih mudah dipahami.
Pendekatan indeks transparan dan konsisten. Investor tahu persis komposisi portofolionya, tanpa perlu menebak keputusan pengelola dari waktu ke waktu.
Cocok untuk jangka panjang.
Indeks aset utama dirancang untuk menangkap pertumbuhan ekosistem kripto secara keseluruhan, sesuai untuk investor dengan horizon menengah hingga panjang.

3. Komposisi Portofolio: Bitcoin, Ethereum, Solana
Portofolio NOBI Dana Kripto Indeks Kelas A dialokasikan pada tiga aset dengan bobot target berikut:
| Aset | Alokasi Target | Peran dalam Portofolio |
|---|---|---|
| Bitcoin (BTC) | 50% | Fondasi, penyimpan nilai digital dengan pasokan terbatas |
| Ethereum (ETH) | 30% | Infrastruktur smart contract terbesar di dunia |
| Solana (SOL) | 20% | Blockchain berkecepatan tinggi dengan ekosistem berkembang |
Bitcoin mendapat porsi terbesar karena posisinya sebagai aset kripto paling mapan, dengan kapitalisasi terbesar, likuiditas tertinggi, dan rekam jejak lebih dari 15 tahun.
Ethereum melengkapi dengan eksposur ke ekosistem aplikasi terdesentralisasi terluas, mulai dari DeFi hingga tokenisasi aset.
Solana menambahkan komponen pertumbuhan dari blockchain generasi baru yang dikenal cepat dan berbiaya rendah, dengan adopsi yang terus meningkat.
Bobot ini adalah target alokasi yang dijaga melalui rebalancing sistematis oleh pengelola, sehingga proporsi portofolio tetap konsisten meski harga masing-masing aset bergerak.
4. Spesifikasi Produk Lengkap
| Komponen | Detail |
|---|---|
| Nama Produk | NOBI Dana Kripto Indeks Kelas A |
| Jenis | Dana Kripto Indeks |
| Struktur | Open-end fund (terbuka) |
| Underlying Asset | Bitcoin (50%), Ethereum (30%), Solana (20%) |
| Mata Uang | Rupiah |
| Minimum Investasi | Rp100.000 |
| Penilaian NABDK | Harian |
| Biaya Pembelian | 0,5% |
| Biaya Penjualan | 0,5% |
| Biaya Manajemen | 1% per tahun |
| Pengelola | PT Dana Kripto Indonesia |
| Status Regulasi | Lulus Regulatory Sandbox OJK (S-254/IK.01/2026) |
Skema open-end fund berarti investor bisa membeli dan menjual Unit Kripto kapan saja, tanpa periode penguncian, mengikuti NABDK yang berlaku.

5. Siapa yang Mengelola dan Menyimpan Aset
Struktur pengelolaan NOBI Dana Kripto dibangun dengan pemisahan peran yang tegas, sesuai kerangka OJK:
Pengelolaan dilakukan oleh Manajer Dana Kripto PT Dana Kripto Indonesia, dengan tim pengelola yang mencakup profesional berlisensi Wakil Manajer Investasi dan bersertifikasi analisis teknikal, diawasi oleh komite investasi.
Penyimpanan aset dilakukan oleh PT Tennet Depository Indonesia selaku Kustodian Aset Keuangan Digital independen, menggunakan teknologi air-gapped cold storage yang sepenuhnya terpisah dari internet untuk melindungi aset dari ancaman siber.
Pemantauan pasar dibantu Risk Scoring Engine, sistem penilaian risiko yang bekerja 24 jam untuk memberi sinyal penyesuaian posisi, mengingat pasar kripto tidak pernah tutup.
Pemisahan antara pihak yang mengelola dan pihak yang menyimpan adalah lapisan perlindungan investor yang paling mendasar: aset investor tidak pernah berada dalam penguasaan langsung perusahaan pengelola.
6. Kinerja Historis Berdasarkan Simulasi
Berdasarkan simulasi historis periode 2021 hingga 2025, strategi NOBI Dana Kripto Indeks menunjukkan hasil berikut dibanding strategi buy and hold konvensional:
| Metrik | Strategi NOBI | Buy and Hold |
|---|---|---|
| Pertumbuhan Portofolio | 7,1x | 3,0x |
| Return Tahunan Rata-rata | 65% | 32,75% |
| Drawdown Maksimal | 48% | 85,49% |
Angka pada baris terakhir menunjukkan nilai pengelolaan aktif: di kondisi pasar yang sama, strategi terkelola melindungi nilai portofolio jauh lebih baik saat pasar turun. Portofolio yang penurunannya lebih terkendali membutuhkan pemulihan yang lebih ringan untuk kembali bertumbuh, dan investornya lebih mungkin bertahan hingga fase pertumbuhan berikutnya.
Perlu ditegaskan, simulasi ini berdasarkan data historis dan tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi aset kripto tetap mengandung risiko.

7. Perspektif Kami: Kenapa Kami Memulai dari Indeks
Sebagai Manajer Dana Kripto pertama yang lulus Regulatory Sandbox OJK, kami memiliki banyak pilihan pendekatan untuk produk pertama. Kami memilih indeks aset utama, dan itu keputusan yang kami ambil dengan pertimbangan matang.
Menurut analisis kami, produk pertama sebuah kategori harus menjadi produk yang paling mudah dipahami dan paling sesuai untuk mayoritas, bukan yang paling canggih atau paling agresif. Indeks berisi tiga aset terkuat memenuhi kriteria itu: cukup sederhana untuk dipahami investor pemula, cukup terdiversifikasi untuk mengelola risiko, dan cukup fundamental untuk jangka panjang.
Opini kami: membangun kepercayaan pada kategori baru dimulai dari produk yang tidak memaksa investor mengambil risiko yang tidak mereka pahami. Produk yang lebih spesifik, seperti indeks tematik atau produk terproteksi, akan menyusul secara bertahap. Tapi fondasinya harus dibangun dari yang paling kokoh terlebih dulu.
Mulai Investasi di NOBI Dana Kripto Indeks Kelas A
NOBI Dana Kripto Indeks Kelas A adalah produk dana kripto pertama di Indonesia yang beroperasi dalam kerangka resmi OJK.
- Lulus Regulatory Sandbox OJK (Surat OJK No. S-254/IK.01/2026)
- Portofolio Bitcoin (50%), Ethereum (30%), Solana (20%)
- Dilengkapi Risk Scoring Engine dengan pemantauan pasar 24 jam
- Aset disimpan kustodian independen dengan air-gapped cold storage
- Mulai dari Rp100.000, beli dan jual kapan saja
Mulai investasi kripto yang #SemudahItu bersama NOBI Dana Kripto
Mulai investasi kripto yang #SemudahItu bersama NOBI Dana Kripto
Simulasi performa berdasarkan data historis dan tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi mengandung risiko. Calon Pemegang Unit Kripto wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum berinvestasi.
FAQ
Apa itu NOBI Dana Kripto Indeks Kelas A?
NOBI Dana Kripto Indeks Kelas A adalah produk dana kripto pertama di Indonesia yang dikelola PT Dana Kripto Indonesia. Produk berjenis indeks ini mengalokasikan dana investor pada Bitcoin (50%), Ethereum (30%), dan Solana (20%), dan telah lulus Regulatory Sandbox OJK.
Aset apa saja yang ada di dalamnya?
Tiga aset kripto dengan kapitalisasi terbesar: Bitcoin dengan alokasi target 50%, Ethereum 30%, dan Solana 20%. Bobot ini dijaga melalui rebalancing sistematis oleh pengelola.
Berapa minimum investasi di produk ini?
Minimum investasi Rp100.000 per transaksi. Produk berstruktur open-end fund, sehingga bisa dibeli dan dijual kapan saja mengikuti NABDK yang berlaku.
Apa arti "Indeks" dan "Kelas A" pada nama produk?
"Indeks" berarti produk mengikuti pendekatan alokasi pada sekumpulan aset dengan bobot tertentu, mirip reksa dana indeks. "Kelas A" menandakan kelas unit pertama dari produk tersebut, membuka kemungkinan pengembangan kelas lain di masa depan.
Apakah produk ini aman dan diawasi?
Produk dikelola PT Dana Kripto Indonesia yang telah lulus Regulatory Sandbox OJK (Surat OJK No. S-254/IK.01/2026). Aset investor disimpan kustodian independen dengan air-gapped cold storage, terpisah dari perusahaan pengelola. Namun nilai investasi tetap mengikuti pasar dan bukan produk dengan hasil dijamin.
Tentang NOBI Dana Kripto
NOBI Dana Kripto adalah produk manajemen aset kripto pertama dan satu-satunya di Indonesia yang diluncurkan oleh PT Dana Kripto Indonesia, telah dinyatalak lulus Sandbox OJK dengan nomor surat OJK S-254/IK.01/2025.
Produk ini memberikan akses bagi investor untuk berinvestasi di aset kripto dengan cara yang mudah, aman, dan teregulasi, lewat satu produk indeks kripto. Portofolio NOBI Dana Kripto Indeks Kelas A difokuskan pada aset kripto utama yaitu Bitcoin, Ethereum, dan Solana, menjadikannya pilihan tepat bagi investor yang menargetkan pertumbuhan jangka menengah maupun panjang.
Tag Artikel
